Bali Menjadi Salah Satu Destinasi Terbaik Dunia

Dalam era globalisasi saat ini, sektor pariwisata merupakan industri terbesar dan terkuat dalam pembiayaan ekonomi global. Sektor pariwisata akan menjadi pendorong utama perekonomian dunia pada abad ke-21 dan menjadi salah satu industri yang mengglobal. Pariwisata telah memberikan devisa yang cukup besar bagi berbagai negara. Salah satu destinasi pariwisata indonesia yang mampu bersaing dengan destinasi mancanegara lainnya dalah pulau bali.

Pulau bali atau pulau dewata bukan saja menjadi destinasi wisata biasa, bahkan dunia pun mengakuinya sebagai tempat liburan populer dan salah satu pulau terbaik. Bali memiliki sejumlah pemandangan alam yang menarik dengan atraksi yang beragam untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Pulau Bali juga memiliki banyak pilihan tempat wisata yang menawarkan daya tarik dan keunikan tersendiri. Selain tempat wisata, aktivitas liburan seru di Bali juga ada banyak pilihan seperti wisata water sport dan wisata yang menggugah adrenalin lainnya. Pastinya akan dapat memenuhi kriteria wisatawan yang berbeda-beda. Hal tersebut, membuat pulau Bali menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia bahkan dunia.

kuta beach

Terdapat tempat-tempat populer di bali yang tidak asing di telinga para wisatawan. Contohnya saja kawasan pariwisata di Kuta & Legian. Kawasan pariwisata di Bali yang paling terkenal adalah Kuta, terutama objek wisata pantai Kuta Bali. Sedangkan kawasan pariwisata Legian adalah tetangga dari Kuta. Antara Legian dan Kuta memiliki karakteristik tempat wisata yang hampir sama. Kawasan lain yang tak kalah terkenal dan sedang dikembangkan di bali adalah tanjung benoa. Kawasan pariwisata Tanjung Benoa berada di bagian tenggara pulau Bali, dan lokasinya berdekatan dengan kawasan pariwisata Nusa Dua. Daya tarik utama kawasan pariwisata Tanjung Benoa ada di aktivitas wisata bahari yang lebih dikenal dengan nama Watersport Tanjung Benoa.

nusa dua

Selanjutnya nusa dua. Kawasan pariwisata Nusa Dua, adalah kawasan wisata mewah di pulau Bali. Di kawasan pariwisata Nusa Dua Bali hanya ada hotel dan resort bintang lima. Daya tarik utama dari Nusa Dua adalah kebersihan pantai yang selalu terjaga, dan pasir pantai berwarna putih dengan butiran halus. Satu kawasan yang tidak bisa di tinggalkan apabila berwisata ke bali adalah Belanja Di Pasar Seni Ubud. Lokasi dari kawasan pariwisata Ubud berada di tengah pulau Bali. Kawasan pariwisata Ubud Bali terkenal karena daya tarik alam seperti area persawahan, dan sungai Ayung Ubud. Untuk dapat menikmati area persawaahan di Ubud, wisatawan akan mengikuti aktivitas bersepeda dengan rute Kintamani Ubud.

ubud

Masih banyak lagi tempat wisata bali yang menarik perhatian wisatawan dunia. Bali pada era global ini juga bersaing dengan pembenahan-pembenahan pada semua sektor pendukung wisata seperti penginapan, mall dan lain-lain. Ini memudahkan wisatawan mencari penginapan, dari penginapan harga murah sampai penginapan yang harganya mahal. Juga tersedia tempat belanja standar internasional, sebagai contoh Bali Beach Walk dan Lippo Mall Kuta. Sangat mudah mencari tempat nongkrong seperti, bar, pub, restoran dan cafe. Apabila menyukai hiburan malam wisatawan dapat berkunjung ke diskotik atau pub, apabila ingin liburan ke taman air terbaik di Bali bersama anak-anak, yaitu Bali Waterbom juga dapat dilakukan.

Disamping alam dan fasilitas pendukung wisata, bali juga dikenal dengan keberagaman budaya yang kental. Interaksi dengan masyarakat lokal serta tradisi dan budayanya merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi wisatawan, inilah salah satu alasan mereka berwisata ke Bali. Perkembangan Pariwisata Bali dari tahun ke tahun sangat dipengaruhi oleh faktor keragaman budaya yang dimiliki oleh masyarakat Bali. Jadi pariwisata Bali disebut sebagai pariwisata yang berbasis budaya atau sering di sebut Pariwisata Budaya Bali. Adat, seni, dan budaya Bali sebagai potensi dasar yang dominan di dalamnya tersirat satu cita-cita akan adanya hubungan timbal balik dari pariwisata dengan kebudayaan. Tari Kecak adalah salah satu contoh wisata budaya. Tarian ini mulai populer di kalangan wisatawan oleh karena keunikan yang ditawarkan oleh tari ini. Cerita yang digunakan, sampai atraksi pertunjukan yang dipertontonkan oleh para penarinya.

kecak

Tari Kecak lebih populer di kalangan wisatawan sebagai “Kecak and Fire Dance” karena tak jarang penarinya melakukan atraksi bermain dengan api sebagai pendukung cerita dari tari Kecak.  Karena fasilitas-fasilitas pendukung wisata, alam bali yang sangat indah serta budaya yang menarik menyebabkan bali mampu bersaing sebagai salah satu destinasi terbaik di dunia .

Upaya Pengembang Usaha Kuliner Di Era Milenial

Pariwisata telah ditetapkan menjadi sektor prioritas pembangunan nasional selain infrastruktur, pangan, energi dan maritime. Sumbangsih sebesar USD 1 juta dan menghasilkan PDB USD 1,7 juta atau 170%. Jika ditarik ke presentase pertumbuhan penerimaan devisa, pariwisata bahkan memperlihatkan pertumbuhan yang paling menggembirakan. Berdasarkan hal tersebut, pariwisata memang sektor yang paling menarik untuk dijadikan core business. Di berbagai negara, pariwisata tetap jadi primadona. Meskipun krisis global terjadi beberapa kali, jumlah perjalanan wisatawan internasional di indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif. Selain itu, efek domino dari pariwisata juga terasa dahsyat dan sangat signifikan dalam perekonomian yaitu jika dikaitkan dengan industry pangan (wisata kuliner).

 Seiring dengan perkembangan jaman, berwisata kuliner merupakan hal yang wajib dilakukan oleh sebagian wisatawan. Bukan hanya wisatawan luar kota saja, bahkan wisatawan lokal pun cenderung melakukan hal yang sama. Kekayaan budaya Indonesia dibidang kuliner mulai dari jenis makanan, cita rasa dan cara penyajiannya, memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian wisatawan.

Dilihat dari fenomena tersebut, perkembangan usaha pada bidang kuliner khususnya restoran berkembang sangat cepat dan lebih baik. Peluang yang diberikan sangat besar dan menjanjikan, karena pola pikir, gaya hidup dan kebiasaan masyarakat yang berubah akibat perkembangan jaman. Restoran pada jaman sekarang ini tidak hanya sekedar menjual makanan, namun perpaduan cita rasa yang unik, lingkungan, cara penyajian bahkan suasana yang diberikan oleh restoran tersebut. Maka tidak heran timbul persaingan bisnis yang ketat untuk menarik perhatian konsumen.

Karena alasan-alasan diatas, jika berkesempatan untuk berwirausaha, saya akan membangun sebuah reatoran. Memang diperlukan upaya-upaya untuk menarik perhatian konsumen dalam upaya mengembangkan usaha restoran. Salah satu hal yang dapat dilakukan di era revolusi industri 4.0 ini adalah dengan memanfaatkan pemasaran secara digital. Pemasaran secara digital dimulai dengan melakukan posting brand di internet atau media sosial. Posting brand adalah konten yang memiliki tujuan utama keterlibatan. Posting ini dapat berupa apa saja mulai dari kutipan motivasi, kontes, hadiah hingga ulasan dan testimonial. Dengan digital marketing restoran, hadiah, kontes, dan pos interaktif lainnya adalah salah satu cara terbaik untuk dengan cepat meningkatkan keterlibatan dan pengikut di halaman media sosial melalui posting brand.

Setelah melakukan posting brand, membuat iklan di jejaring sosial tentang restoran juga perlu dilakukan. Jejaring sosial adalah salah satu strategi penjualan dengan memanfaatkan situs situs ternama di dunia seperti instagram, twitter, dan facebook. Strategi pemasaran sosial sangat efektif untuk meraup pelanggan, usahakan anda mengelola akun media sosial dengan demografi yang menarik minat pelanggan. Perlu dibangun hubungan antara pelanggan dan penjual, terlebih dalam hal komunikasi. Selain itu usahakan akun media sosial marketing dibuat dengan aktif memberikan konten setiap hari, untuk membangun kredibilitas sehingga kedepannya konsumen dapat memberikan loyalitas terhadap bisnis.

Selain media sosial, restoran saya akan mengggunakan sistem SEO. SEO adalah menempatkan profil restoran di halaman pertama mesin pencari Google, Bing maupun Yahoo dengan kata kunci tertentu sehingga calon konsumen mudah menemukan restoran kita. SEO merupakan cara marketing paling efisien saat ini. Penggunaan smartphone pada era digital ini juga meningkatkan menggunaan aplikasi jasa pengiriman makanan seperti gofood. Usaha lain yang bisa dilakukan adalah menawarkan mendaftarkan restoran pada aplikasi tersebut karena layanan online memberikan pengaruh yang cukup besar dalam perkembangan restoran, dengan teknologi seperti itu loyalitas pelanggan dapat didapatkan dengan mudah.

Terakhir, upaya yang bisa dilakukan adalah menentukan target pasar. Apabila target pasar adalah melenial maka restoran juga sebaiknya lebih mengenali generasi millennial lebih dalam, dengan alasan bisnis kuliner mengikuti perkembangan. Studi menemukan bahwa generasi millennial memiliki tingkat kesabaran yang rendah dan sulitnya menemukan kepuasan dalam memilih tempat makanan. Saat memilih restoran yang akan dituju, generasi millennial akan membaca atau meminta rekomendasi oleh teman,  hal ini berarti generasi ini akan lebih mudah mempercayai kredibilitas restoran anda melalui ulasan ulasan dari pelanggan. Sekitar hampir kurang lebih 60% pelanggan memutuskan untuk tidak jadi pergi karena telah membaca ulasan buruk mengenai sebuah restoran. Contoh lain generasi milenial lebih menyukai tempat “nongkrong”, ide tersebut dapat saya terapkan di restoran dengan membangun sebuah area khusus bagi mereka.

Revolusi Industri 4.0 bagi Pariwisata Indonesia

Kemajuan teknologi memungkinkan terjadinya otomatisasi hampir di semua bidang.  Di  antara  berbagai  tantangan  yang  sedang  dihadapi  dunia  sekarang,  mungkin  yang  paling  besar  adalah  bagaimana membentuk  revolusi  industri  4.0 yang dimulai pada permulaan abad ini. Era revolusi industri 4.0 ditandai dengan lahirnya cyber-physical systems dimana menggabungkan kemampuan manusia dan mesin (robot). Teknologi dan pendekatan baru yang  menggabungkan  dunia  fisik dan digital ini dengan  cara  yang fundamental  akan  mengubah  umat manusia termasuk  banyak yang berpendapat  bahwa  pariwisata sangat diuntungkan oleh transformasi ini. Penerapan teknologi 4.0 akan menghasilkan disruptive effect yang akan mengubah secara mendasar wajah berbagai industri termasuk industri pariwisata. Berbagai kemajuan teknologi 4.0 memungkinkan terwujudnya berbagai aplikasi yang mampu memperkaya traveller experience di satu sisi, dan secara drastis mendongkrak produktivitas industri pariwisata di sisi lain.

Perkembangan teknologi 4.0 di dunia sudah diterapkan di bandara yang memungkinkan adanya robotic airport guide/helper yang membantu para travellers melakukan proses check-in dan boarding. Lalu ada layanan on-demand service untuk jasa transportasi yang sangat praktis dan efisien. Di hotel bisa dikembangkan layanan e-concierge, m-payment, atau personal assistant dengan memanfaatkan teknologi augmented reality (AR). Sementara di destinasi wisata, seluruh informasi destinasi tidak lagi melalui brosur atau penjelasan para guide tetapi sudah memanfaatkan teknologi virtual reality via smartphone di tangan. Singkatnya, revolusi industri 4.0 ini mengubah dan mendisrupsi industri pariwisata secara mendasar karena terwujudnya cost value (more for less), experience value (personalized), dan platform value (resources sharing) yang dinikmati para travellers.

Di Indonesia sendiri, adanya revolusi industri 4.0 membuat kementrian pariwisata dengan giat melakukan promosi pariwisata Indonesia menggunakan digital-based. Bahkan Indonesia memiliki program digital tourism yang beberapa tahun lalu dimulai dengan meluncurkan ITX (Indonesia Tourism Exchange) yang merupakan digital market place platform dalam ekosistem pariwisata atau pasar digital yang mempertemukan buyers dan sellers di mana nantinya semua travel agent, akomodasi, atraksi dikumpulkan untuk dapat bertransaksi. Program ini sudah operasional 100% pada triwulan II/2017 dan semua industri pariwisata sudah go digital.

Selain ITX, kementrian pariwisata membuat sebuah branding bertema Wonderful Indonesia dengan membuat video content mengenai tempat-tempat wisata di Indonesia. Strategi digitalisasi ini dilakukan untuk terus menumbuhkan minat wisatawan ke Indonesia hingga mengalahkan pariwisata negara Asia lainnya, termasuk Thailand. Bahkan pada tahun 2017, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia tumbuh 24%, sementara Thailand 6,69%, Singapura tumbuh 3,83%, Malaysia hanya naik 0,87%.

Akibat perkembangan digital, pariwisata Indonesia juga mulai berkembang dan dilirik oleh kaum milenial. Trennya, milenial lebih tertarik berwisata sendiri memanfaatkan teknologi digital dibanding memakai guide atau pemandu. Perkembangan teknologi digital menjadi vibe yang menyenangkan, karena menawarkan pengalaman-pengalaman baru dan berbagai kemudahan. Bersama teknologi yang ada tren pariwisata Indonesia mengalami perubahan. Sudah sulit menemukan kamera dengan roll film, peta fisik, atau reservasi akomodasi via telepon. Segala keperluan dan persiapan untuk berwisata seperti pemesanan tiket perjalanan, pemesanan akomodasi, restaurant, sarana wisata hingga mengurus dokumen perjalanan dapat dilakukan hanya dengan teknologi digital. Kini, sebagian besar traveler, lebih memilih reservasi tiket, akomodasi atau restaurant via aplikasi atau marketplace online. Bukan hanya karena kemudahan dan kenyamanan transaksi, melainkan juga harga yang lebih murah dan user experience yang menyenangkan.

Salah satu kendala yang dulu dirasakan saat berwisata di indonesia adalah transportasi. Namun sekarang ini transportasi online siap menemani. Kendati lebih mahal, namun kemudahan dan kenyamanan menggunakan taksi online dan ojek online kerap digandrungi para traveler. Jadi, beberapa aplikasi penting dan mungkin dibutuhkan saat berwisata di Indonesia adalah seperti Traveloka, Google maps, hingga Gojek atau Grab.

Traveling Digital di Era Milenial

Traveling adalah hobby yang sangat mengasyikkan, ini pasti akan disetujui oleh kita-kita penganut traveling sebagai hobby. Bisa jalan-jalan keliling Indonesia atau bahkan traveling-traveling keseluruh dunia mungkin akan berkesan dan terasa “waaahhhhhhh”! Ada banyak alasan mengapa orang-orang (termasuk saya) menjadikan traveling sebagai hobby. Alasan itu diantaranya adalah ingin melihat “dunia luar” dari dunia yang selama ini setiap hari kita lihat.

Pada era ini, traveling bahkan sudah menjadi kebutuhan semua orang setelah melalui hari-hari panjang yang penat dengan pekerjaan. Begitu juga untuk para milenial yang menjadikan traveling menjadi salah satu hiburan kekinian. Belakangan ini traveling menjadi salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan oleh generasi milenial hingga bisa dibilang sebagian besar dari pendapatan mereka dialokasikan untuk kegiatan tersebut. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan generasi zaman dulu yang lebih memilih untuk mengalokasikan sebagian pendapatannya untuk investasi jangka panjang, seperti mobil atau rumah. Selain bermanfaat untuk melepas stres dari rutinitas hari-hari, bagi kaum milenial, traveling juga menjadi salah satu cara untuk mengisi konten feed dan stories di media sosial. Maka tak heran, bila minat milenial untuk berlibur keluar negeri sangat tinggi

Sudah menjadi hal umum jika pariwisata dunia dipenuhi dengan milenial. Bahkan trennya, milenial lebih tertarik berwisata sendiri memanfaatkan teknologi digital dibanding memakai guide atau pemandu. Perkembangan teknologi digital menjadi vibe yang menyenangkan, karena menawarkan pengalaman-pengalaman baru dan berbagai kemudahan.  Bersama teknologi yang ada saat ini, tren dan gaya traveling ala milenial mengalami perubahan. Sudah sulit menemukan kamera dengan roll film, peta fisik, atau reservasi akomodasi via telepon. Kendala yang dulu ada, menjadi tantangan, dan terjawab sebagai peluang. Para pengembang dan pelaku startup dunia digital berlomba-lomba menyajikan solusi.

Segala keperluan dan persiapan untuk traveling seperti pemesanan tiket perjalanan, pemesanan akomodasi, restaurant, sarana wisata hingga mengurus dokumen perjalanan dapat dilakukan hanya dengan teknologi digital. Kini, sebagian besar traveler, lebih memilih reservasi tiket, akomodasi atau restaurant via aplikasi atau marketplace online. Bukan hanya karena kemudahan dan kenyamanan transaksi, melainkan juga harga yang lebih murah dan user experience yang menyenangkan. Beberapa situs pemesanan akomodasi bahkan memancing excitement konsumen lewat pengalaman unik berupa tawar-menawar harga.

Tidak hanya untuk persiapan traveling, aplikasi digital juga merambah peran menjadi tour guide dengan memberi informasi lengkap terkait destinasi wisata di lokasi tujuan. Mulai dari penginapan yang nyaman, ikon budaya, kafe yang cozy, spot instagrammable, hingga keterangan detail seperti jam buka-tutup dan harga tiket masuk. Selain itu, informasi tersebut juga diperkuat oleh rating dan testimoni dari traveler lainnya sebagai bahan pertimbangan.

Salah satu kendala yang dulu dirasakan saat traveling adalah transportasi. Namun sekarang ini transportasi online siap menemani waktu traveling. Ketika angkutan umum belum menjanjikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat, maka transportasi online sering kali jadi pilihan. Kendati lebih mahal, namun kemudahan dan kenyamanan menggunakan taksi online dan ojek online kerap digandrungi para traveler. Sebut saja Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, bahkan Malang, sudah bisa mengakses ojek dan taksi online. Setiap traveler yang berkunjung ke sana, atau kota besar lainnya tak perlu cemas terkait masalah transportasi meski sampai di lokasi tujuan pada tengah malam. Atau membutuhkan kendaraan yang bisa mengantar ke bandara untuk mengejar penerbangan subuh pun mereka juga bisa diandalkan. Jadi, beberapa aplikasi ala melenial yang mungkin tidak dapat ditinggalkan saat traveling seperti Traveloka, Google maps, Gojek atau Grab, hingga Google translate saat traveling ke luar negeri.

Satu lagi, traveling tidak dapat dipisahkan dari kegitan mengabadikan moment melalui foto. Mengabadikan kenangan traveling dalam media sosial bahkan menjadi salah satu ciri khas gaya hidup generasi milenial. Tidak mungkin traveling tanpa update story via WA, Facebook, maupun Instagram. Selain berperan sebagai tempat kaum milenial cari referensi tadi, media sosial juga jadi wadah membagikan pengalaman traveling-nya. Intinya, pada masa pra sampai pasca-traveling, keberadaan media sosial selalu dibutuhkan, baik untuk inspirasi maupun panggung eksistensi.

Introduce Yourself (Example Post)

This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.

You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.

Why do this?

  • Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
  • Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.

The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.

To help you get started, here are a few questions:

  • Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
  • What topics do you think you’ll write about?
  • Who would you love to connect with via your blog?
  • If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?

You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.

Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.

When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai